| Pada tahun [[1284]], Kertanagara juga mengadakan ekspedisi menaklukkan [[Bali]]. Pada tahun [[1289]] Kaisar [[Kubilai Khan]] mengirim utusan ke Singhasari meminta agar [[Jawa]] mengakui kedaulatan [[Mongol]]. Namun permintaan itu ditolak tegas oleh [[Kertanagara]]. ''[[Nagarakretagama]]'' menyebutkan daerah-daerah bawahan Singhasari di luar [[Jawa]] pada masa [[Kertanagara]] antara lain, [[Kerajaan Melayu|Melayu]], [[Bali]], [[Pahang]], [[Gurun]], dan [[Bakulapura]]. | | Pada tahun [[1284]], Kertanagara juga mengadakan ekspedisi menaklukkan [[Bali]]. Pada tahun [[1289]] Kaisar [[Kubilai Khan]] mengirim utusan ke Singhasari meminta agar [[Jawa]] mengakui kedaulatan [[Mongol]]. Namun permintaan itu ditolak tegas oleh [[Kertanagara]]. ''[[Nagarakretagama]]'' menyebutkan daerah-daerah bawahan Singhasari di luar [[Jawa]] pada masa [[Kertanagara]] antara lain, [[Kerajaan Melayu|Melayu]], [[Bali]], [[Pahang]], [[Gurun]], dan [[Bakulapura]]. |
| [[Berkas:Candi singosari.jpg|right|thumb|260px|Candi Singhasari dibangun sebagai tempat pemuliaan [[Kertanegara]], raja terakhir Singhasari.]] | | [[Berkas:Candi singosari.jpg|right|thumb|260px|Candi Singhasari dibangun sebagai tempat pemuliaan [[Kertanegara]], raja terakhir Singhasari.]] |
| Kerajaan Singhasari yang sibuk mengirimkan angkatan perangnya ke luar [[Jawa]] akhirnya mengalami keropos di bagian dalam. Pada tahun [[1292]] terjadi pemberontakan [[Jayakatwang]] bupati [[Gelanggelang]], yang merupakan sepupu, sekaligus ipar, sekaligus besan dari [[Kertanagara]] sendiri. Dalam serangan itu [[Kertanagara]] mati terbunuh. | | Kerajaan Singhasari yang sibuk mengirimkan angkatan perangnya ke luar [[Jawa]] akhirnya mengalami keropos di bagian dalam. Pada tahun [[1292]] terjadi pemberontakan [[Jayakatwang]] bupati [[Gelanggelang]], yang merupakan sepupu, sekaligus ipar, sekaligus besan dari [[Kertanagara]] sendiri. Dalam serangan itu [[Kertanagara]] mati terbunuh. |